Hari pertama mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) di China, saya belajar bahwa sebuah sistem AI hanya dapat bekerja apabila memiliki tiga pilar utama: data, algoritma, dan komputasi. Pada tulisan sebelumnya, saya mencoba memahami ketiga pilar tersebut dari sudut pandang teknologi. Bagaimana data menjadi fondasi, algoritma menjadi cara berpikir, dan komputasi…
Sastra Teknik
-
-
AI Bukan Sekadar Teknologi, tetapi Cara Berpikir
Pelajaran AI Pertama dari China Saya datang ke China untuk belajar Artificial Intelligence (AI). Dalam benak kebanyakan orang, belajar AI berarti belajar ChatGPT, robot humanoid, atau teknologi-teknologi canggih yang sedang menjadi perbincangan dunia. Namun, pelajaran pertama yang saya dapatkan di China justru bukan tentang aplikasi, melainkan tentang fondasi. Saya menyadari…
-
Jalan yang Lengang di Negeri 1,4 Miliar Penduduk
Hari pertama menginjakkan kaki di China memberikan kesan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Ketika Saya Belajar bahwa Kemacetan Bukan Sekadar Soal Banyaknya Kendaraan Bahkan sebelum pesawat mendarat di Xiamen, saya terus memperhatikan pemandangan dari balik jendela. Hamparan gedung-gedung tinggi memenuhi cakrawala. Hampir semuanya berupa apartemen bertingkat. Sangat jarang terlihat…
-
China: Dari Hadnin ke Negeri Teknologi
Ketika Mimpi Bertemu dengan Rencana Allah “Tidak semua yang kita impikan menjadi takdir kita. Namun setiap takdir yang Allah tetapkan, jika kita beriman, selalu mengandung kebaikan.” Ketika Mimpi Tak Menjadi Nyata Pernahkah kita mengalami dua keadaan yang sangat berbeda? Pertama, kita memiliki sebuah mimpi yang begitu besar. Kita merencanakannya dengan…
-
Roadmap Kehidupan: Allah Sudah Memberikan Peta Jalannya
Serial Kehidupan Berjalan Seperti Algoritma (2) Jangan Berjalan Tanpa Petunjuk Sang Pencipta “Jika kita rela mengikuti Google Maps agar tidak salah jalan, mengapa kita sering mengabaikan petunjuk Allah menuju jalan yang lurus?” Hampir setiap hari kita menggunakan Google Maps. Ketika hendak menuju tempat yang belum pernah kita kunjungi. Kita dengan…
-
Merasa Didzalimi Itu Menyakitkan. Menjadi Dzalim Jauh Lebih Berbahaya
Jangan biarkan rasa sakit mengubah algoritma keadilan dalam diri kita. Tidak ada orang yang ingin didzalimi. Namun dalam kehidupan, ujian sesungguhnya sering kali bukan ketika kita menjadi korban, melainkan ketika kita diberi kesempatan untuk membalas. Akankah kita tetap adil, atau justru berubah menjadi orang yang lebih dzalim? Sebagai dosen teknik,…
-
Warung Kopi, Masjid, dan Final Piala Dunia
Tentang fair play, panggilan Allah, dan kebersamaan yang tidak mengenal profesi maupun status sosial. Warung Kopi, Masjid, dan Final Piala Dunia. Tiga tempat yang tampaknya tidak saling berkaitan. Namun Senin dini hari itu, ketiganya justru mengajarkan saya tentang prioritas, sportivitas, dan persaudaraan. Hari itu menjadi waktu yang berbeda bagi warga…
-
FIFA 2026 #3: Fair Play Itu Indah, Bukan Hanya di Lapangan
Setelah Subuh, saya bersama teman menikmati pertandingan sepak bola sambil ngopi di warkop. Suasananya sederhana, tetapi menyenangkan. Ada canda, tawa, komentar, dan analisis sebagaimana pengamat dadakan. Ada yang menjadi pelatih, komentator, bahkan wasit, meskipun semuanya hanya dari balik meja warung kopi. Inilah salah satu indahnya sepak bola. Bukan hanya menghadirkan…
-
Al-Qur’an: Roadmap Kehidupan dari Rahim hingga Surga
Tidak Ada Sistem yang Berjalan Tanpa Roadmap Tidak ada programmer yang membangun aplikasi tanpa algoritma.Tidak ada insinyur yang merancang jembatan tanpa gambar kerja.Tidak ada sistem kendali yang bekerja tanpa desain. Bahkan GPS pun tidak dapat mengantarkan kita ke tujuan tanpa mengetahui titik awal, rute, dan tujuan akhirnya. Lalu mengapa manusia,…
-
Candaan Menurut Kita, Luka Menurut Orang Lain
Tanggal 14 Juli 2026 kemarin, Indonesia kembali dikejutkan oleh sebuah peristiwa yang memilukan. Sebuah ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, terduga pelaku merupakan seorang siswa berusia 17 tahun. Polisi menyampaikan bahwa pelaku mengaku menyimpan dendam karena merasa menjadi korban perundungan sejak duduk…