Dalam rentang hari yang berdekatan, kita bertemu dengan dua momentum besar. Kemerdekaan Republik Indonesia.Dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekilas keduanya berbeda. Yang satu tentang perjalanan sebuah bangsa keluar dari penjajahan.Yang satu tentang kelahiran manusia agung yang membawa risalah bagi kehidupan. Tetapi saya mencoba melihat keduanya dari satu kata sederhana:bahagia. Mengapa…
Sastra Teknik
-
-
Merdeka Karena Bahagia
Beberapa hari ini kata merdeka masih terasa dekat. Bendera merah putih masih berkibar di banyak sudut jalan. Umbul-umbul belum semuanya diturunkan. Lagu-lagu perjuangan masih terngiang. Kita kembali diingatkan bahwa kemerdekaan bangsa ini tidak datang dengan mudah. Ada darah, air mata, pengorbanan, bahkan nyawa yang diberikan agar negeri ini tidak lagi…
-
Refleksi Kemerdekaan dari Balai Kota Surabaya
Matematika Nilai Pancasila: Ketika Satu Tidak Pernah Ditinggalkan Semalam saya kembali menginjakkan kaki di tanah air. Setelah dua pekan mengikuti rangkaian AI Training di China, pesawat mendarat di Juanda, Surabaya. Belum sempat benar-benar berganti suasana, malamnya saya langsung kembali ke tengah warga. Mengikuti malam tirakatan dan syukuran kemerdekaan. Rasanya seperti…
-
AI Saja Bisa Salah, Masa Kita Merasa Selalu Benar?
Seri Insight AI dari China #14Belajar dari Hallucination tentang Kerendahan Hati dan Tabayyun Dalam salah satu rangkaian pelatihan AI di Liuzhou, China, ada satu istilah yang kembali menarik perhatian saya: hallucination. AI bisa memberikan jawaban yang terlihat sangat meyakinkan. Bahasanya rapi.Kalimatnya lancar.Penjelasannya terasa logis. Kadang bahkan dilengkapi angka, nama, tanggal,…
-
Kita Boleh Berbeda, Tapi Jangan Kehilangan Indonesia
Belajar dari AI tentang Gesekan, Kolaborasi, dan Kepemimpinan Dalam tulisan sebelumnya, saya belajar satu hal menarik:AI tidak selalu bekerja sendirian. Untuk menyelesaikan pekerjaan besar, komputasi dapat dibagi kepada banyak komputer atau worker. Mereka bekerja bersama, berbagi tugas, lalu menggabungkan hasil untuk mencapai satu tujuan. Saya pernah menyebutnya dengan istilah sederhana:AI…
-
Kalau AI Saja Berjamaah, Masa Kita Tidak?
Belajar dari Komputasi, Memahami Kekuatan Kolaborasi Dalam tulisan sebelumnya, kita berbicara tentang AI × X. AI adalah pengungkit. Sedangkan X adalah potensi yang melekat pada manusia: skill, karakter, kreativitas, komunikasi, etika, pengalaman, termasuk kemampuan membangun network. Kali ini saya ingin fokus pada satu bagian dari X itu: network. Karena sehebat…
-
AI Mengajari Kita Arti Kerendahan Hati
Proses Tanpa Henti Ada satu hal menarik dari AI.Kita melihat hasil akhirnya. Bisa menjawab pertanyaan.Bisa membuat gambar.Bisa menerjemahkan.Bisa membantu banyak pekerjaan. Kelihatannya pintar sekali. Padahal di balik itu ada proses panjang. Mencoba.Salah.Diperbaiki.Dicoba lagi. Masih kurang.Diperbaiki lagi. Proses berulang seperti itu disebut iterasi. Sederhananya:tidak berhenti pada hasil pertama. Hidup Juga Sebuah…
-
Future Ready: Bukan Sekadar Siap Menggunakan AI
Membangun Diri, Membuka Jaringan, dan Menjaga Kompas di Tengah Perubahan Ada kalanya sebuah tema datang pada waktu yang terasa sangat tepat. Saat masih mengikuti pelatihan Artificial Intelligence di China, saya menerima undangan dari kampus untuk mengisi PKKMB PENS 2026. Temanya: “Future Ready: AI, Digital Skills, and What’s Next.” Sebuah tema…
-
Dari AI + X Menjadi AI × X
Jangan Sampai AI Semakin Pintar, Manusianya Berhenti Berpikir Pada tulisan sebelumnya, saya mencoba menempatkan Artificial Intelligence dalam perjalanan pendidikan anak dan keluarga. Fitrah → Keluarga → Tauhid → Ibadah → Adab → Ilmu → AI AI datang belakangan.Bukan karena AI tidak penting.Justru sebelum teknologi memperkuat manusia, manusianya harus dibangun terlebih…
-
Dari Mesin Tenun, Wuling hingga AI
Belajar dari Jejak Industri Liuzhou, Merenungkan Masa Depan AI Minggu (9/8/2026), di sela mengikuti pelatihan Artificial Intelligence di China, kami berkesempatan mengunjungi Liuzhou Industrial Museum. Awalnya saya membayangkan ini seperti museum industri pada umumnya. Ada mesin lama. Ada foto. Ada catatan sejarah. Saya pikir akan menghabiskan waktu satu jam, lalu…