Jatim Newsroom – Guna menguatkan rencana kerja sama yang akan dibangun, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai salah satu perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menerima audiensi dari kunjungan perwakilan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Audiensi tersebut, berlangsung di Lt. 2, Ruang Argopuro, Kantor Dinas Kominfo Jatim Surabaya, pada Senin (8/9/2025).
Rombongan dari pihak PENS, yang mengunjungi Diskominfo Jatim dipimpin oleh Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, dan Sistem Informasi PENS Firman Arifin. Sedangkan pihak Diskominfo Jatim yang menyambut, ialah para Kepala Bidang yang dipimpin oleh Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jatim, Achmad Fadlil Chusni mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim yang berhalanagan hadir.
Poin-poin yang dibahas dalam audiensi ialah, menguatkan rencana perjanjian kerja sama antara Dinas Kominfo Jatim dengan PENS, peluang ruang lingkup kerja sama di bidang teknologi dan digitalisasi, rencana penyusunan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penguatan transformasi digital melalui rencana kerja sama.
Saat ditemui usai audiensi, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jatim, Achmad Fadlil Chusni, menyampaikan terima kasih atas kunjungan PENS ini. Pihaknya menyatakan menyambut baik, rencana PKS yang akan dibangun guna penguatan sistem transformasi digital.
“Pertemuan ini adalah gayung bersambut kami mewakili Pemprov Jatim dalam hal ini Dinas Kominfo untuk menguatkan rencana penyusunan PKS. Kerja sama yang akan dibuat, tidak hanya di bidang keamanan siber, tetapi juga mencakup aplikasi, jaringan, data science, serta pemanfaatan open data, dengan memanfaatkan inovasi dari masing-masing kedua belah pihak,” ujar Fadlil.
Lebih lanjut, dirinya menilai rencana kerja sama dengan PENS ini merupakan langkah tepat untuk mendukung transformasi digital di Jawa Timur.
“Bentuk kerja sama itu nanti dituangkan melalui PKS. Apalagi sekarang serangan digital semakin marak, sehingga tools yang dimiliki PENS perlu diimplementasikan bersama dengan Kominfo,” ungkap Fadlil.
Meski ada potensi tools yang dimiliki PENS, bagi Fadlil, rencana kerja sama ini nantinya tidak hanya terbatas menitiberatkan pada keamanan informasi saja, tetapi juga menyentuh hulu hingga hilir transformasi digital.
“Sekarang ada jurusan baru di PENS yaitu data science. Itu bisa dimanfaatkan untuk riset, inovasi, dan kebutuhan daerah. Jadi kami sangat menyambut baik rencana ini,” kata Fadlil.
Dengan adanya rencana PKS ini, Fadlil menyatakan bahwa Diskominfo Jatim siap menyambut baik dengan positif kerja sama yang dibangun dengan PENS nantinya.
“Pasti, karena sinergi dalam hal transformasi digital dengan teman-teman yang ada di akademi harus selalu kita jalin seiring dengan perkembangan teknologi,” terang Fadlil.
Rencana Kerja Sama
Sementara itu, sebagai wakil dari PENS, Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, dan Sistem Informasi PENS Firman Arifin menegaskan, bahwa inovasi merupakan fondasi utama di kampusnya. Dia menyampaikan bahwa PENS terus konsisten menjaga amanah untuk masuk dalam jajaran 10 besar riset terbaik di bidang inovasi.
“Kami selalu menonjolkan kata inovasi sebagai motivasi,” ucap Firman.
Pihaknya mengulas, bahwa PENS memiliki rekam jejak panjang di bidang robotika, dengan 11 kali berturut-turut menjadi juara nasional, bahkan hingga level internasional. Berbagai karya inovatif juga lahir dari kampus ini, mulai dari multimedia, VR, hingga kendaraan listrik buatan sendiri tanpa paten impor.
Diterangkannya, audiensi ini membahas tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin. Menurutnya, MoU sifatnya masih umum, sehingga perlu diturunkan ke dalam PKS yang lebih spesifik dan terarah.
“MoU secara umum memang masih general. Nanti akan kita turunkan ke PKS, karena di dalamnya lebih rinci. Misalnya mencakup SDM yang siap kerja, penyediaan narasumber, hingga peningkatan kapasitas SDM Kominfo, baik dalam pelaksanaan kerja maupun di level manajemen,” terang Firman.
Selain itu, tindak lanjut dari pertemuan ini, Firman membeberkan selanjutnya draft PKS dengan Diskominfo Jatim akan dipelajari bersama dan disusun, yang kemudian apabila kedua belah pihak telah saling menyetujui, rencananya akan ditandatangani pada 12 Oktober 2025 mendatang.
“Harapannya tentu kolaborasi ini saling menguntungkan, ibarat botol ketemu tutup,” imbuh Firman.
Pihaknya pun berterima kasih kepada Diskominfo Jatim yang telah menerima PENS dalam menyusun rencana kerja sama melalui PKS ini.
“Audiensi kami dengan Dinas Kominfo Jatim untuk melanjutkan dan menguatkan rencana kerja sama. Terima kasih telah menyambut baik kami hari ini, semoga dengan pertemuan ini dapat tercipta kolaborasi yang menguntungkan kedua belah pihak untuk mematangkan rencana penyusunan PKS ke depan,” tutur Firman.
Dengan kombinasi riset, SDM unggul, dan dukungan regulasi, kerja sama antara PENS dan Diskominfo Jatim diharapkan mampu memperkuat ekosistem teknologi dan inovasi daerah. Kedua pihak optimistis bahwa langkah ini akan menjadi motor penggerak transformasi digital di Jawa Timur.(as,ay-vin/s)



