Sastra Teknik

Algoritma, Dari Dapur Hingga Organisasi

Kehidupan sehari-hari kita sebenarnya penuh algoritma.

Memasak misalnya.
Membuat mie instan saja ada algoritmanya.

Mulai menyiapkan air.
Memanaskan.
Memasukkan mie.
Menunggu beberapa menit.
Menaruh bumbu.
Mengaduk.

Baru siap dimakan.

Coba dibalik urutannya.
Hasilnya pasti berbeda.
Karena urutan mempengaruhi hasil.

Begitu pula kehidupan.

Bangun kesiangan.
Tidak punya prioritas.
Tidak punya jadwal.
Tidak tahu mana yang penting didahulukan.

Sering kali masalah hidup bukan karena kita tidak pintar.
Tetapi karena algoritma hidup kita belum tepat.

Begitu juga dalam organisasi mahasiswa.

Ada organisasi yang anggotanya banyak.
Kegiatannya ramai.
Postingannya aktif.
Tetapi tidak menghasilkan dampak besar.

Kenapa?
Karena sibuk belum tentu terstruktur.
Aktif belum tentu efektif.

Kadang problemnya bukan pada semangat.
Tetapi pada algoritma organisasinya.

Terlalu banyak rapat tanpa keputusan.
Terlalu banyak program tanpa relevansi visi.
Terlalu banyak energi yang habis di proses.
Akhirnya goal tidak tercapai optimal.

Dalam dunia pemrograman, algoritma yang buruk membuat komputer lambat.
Dalam organisasi, algoritma yang buruk membuat manusia lelah.

Bahkan dalam keluarga pun sebenarnya ada algoritma.

Keluarga punya visi.
Ingin keluarga yang harmonis.
Bahagia.
Religius.
Sukses.
Penuh keberkahan.

Untuk mencapainya diperlukan langkah-langkah.

Komunikasi.
Kejujuran.
Tanggung jawab.
Kasih sayang.
Pembagian peran.
Kedisiplinan.

Artinya keluarga kecil pun sebenarnya adalah sebuah organisasi.
Dan organisasi terkecil dalam kehidupan adalah rumah.

Menariknya lagi, Islam juga mengajarkan algoritma kehidupan.

Wudhu ada langkahnya.
Shalat ada urutannya.
Haji ada tahapannya.

Karena keteraturan adalah bagian dari keindahan.

Allah menciptakan alam semesta juga penuh algoritma.

Matahari terbit dengan sistem.
Bulan beredar dengan sistem.
Siang dan malam berganti dengan sistem.

Tidak acak.
Tidak sembarangan.

Bersambung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *